Inilah Jenis Material Finishing Interior Yang Wajib Untuk Anda ketahui Sebelum Pesan Di Jasa Interior

Mungkin tidak sedikit dari anda ini akan bertanya – tanya terkiat seberapa penting menggunakan jasa interior. Tentu saja untuk pertanyaan ini pun memang seringkali terlintas di benak pembeli yang baru.  Dimana pembeli baru ini telah menyelesaikan proses jual beli rumah pertama nya. Untuk desain interior rumah ini memang tidak hanya berkaitan dengan keindahan dalam ruangan rumah saja. Hal ini juga memainkan peran yang efektif dalam fungsinya. Dikarenakan rumah besar sekalipun, jika memang anda memiliki desain interior yang buruk. Selain itu juga tidak menjamin keindahan dalam rumahnya. Maka ada beberapa alasan mengapa anda harus mengeluarkan sejumlah uang untuk merancang interior. Dimana desain interior juga tidak hanya difokuskan untuk sebuah hunian saja. Akan tetapi juga difokuskan untuk bangunan komersial. Seperti sebut saja perkantoran dan apartemen.

jasa interior

3 Jenis Material Finishing Interior Yang Wajib Untuk Anda Ketahui Sebelum Pesan Di Jasa Interior

Seperti yang kita tahu untuk desain interior yang komersial. Memang mampu mengkonseptualisasikan ruang untuk keperluan bisnis. Dimana rancangannya ini memang termasuk pada hotel dan lounge. Selain itu restoran dan ruang ritel dll. Desainer interior komersial ini memang di latih untuk memprioritaskan fungsionalitas. Serta juga keamanan tanpa mengorbankan gaya atau estetika. Akan tetapi untuk terwujudkannya, memang sangat tergantung pada perancang interior komersial. Atau jasa interior untuk membuat sesuai dengan keinginan pemilik bangunan. Bagi anda yang ingin menyewa layanan jasa interior. Berikut ini adalah jenis – jenis material finishing yang sering digunakan oleh desain interior diantaranya:

  1. Polyurethane (PU)

Jika memang anda sedang memutuskan untuk mencari pelapis finishing. Terutama untuk eksterior gedung. Maka bahan polyurethane (PU) mungkin bisa menjadi pilihan yang memang cukup sesuai. Jika dibandingkan dengan bahan – bahan sebelumnya. Untuk jenis bahan material interior ini merupakan jenis yang paling tebal filmnya. Untuk tampilan polyurethane ini menyerupai plastik yang memiliki ketahanan yang sangat baik. Terhadap panas maupun hujan. Akan tetapi sayangnya, material yang satu ini memang tergolong mahal. Sebab di proses dengan menggunakan aplikasi yang cukup susah. Selain itu juga hanya sedikit pengrajin yang menggunakannya.

  1. HPL

Seperti yang kita tahu bukan, HPL atau high laminate ini merupakan material finishing pertama yang memang cukup terkenal kuat. Selain itu juga memiliki tingkat elastisitas yang tinggi. Hal ini dikarenakan terdapat campuran serat kayu dan akrilik yang terdapat di dalamnya.  HPL ini pun biasanya tersedia di dalam ukuran 120 cm X 240 cm. Yakni dengan berbagai warna serta motif. Untuk harga HPL bermotif polos ini pada umumnya memang paling murah. Sedangkan untuk HPL yang paling mahal ini adalah silver atau gold.

  1. Akrilik

Untuk jenis materi akrilik ini memang sangat cocok untuk anda yang senang dengan warna – warna cerah nan hidup.  Dimana bahan ini pun memang sering digunakan pada dapur – dapur bernuansa modern.  Selain itu kekurangan akrilik ini adalah memang sangat sukar di lipat. Atau juga dibengkokkan sehingga memang perlu di sambung. Untuk finishing pada sudut furniture.

Selain menggunakan 3 jenis bahan di atas. Anda juga bisa menggunakan jenis bahan material yang lain. Dimana jenis bahan material finishing ini berbentuk cairan melamine. Dimana untuk penggunaanya ini memang di semprotkan pada permukaan furnitur yang sudah di dempul. Atau memang di amplas, serta di cat dengan menggunakan cairan tinner. Teknik finishing dengan bahan material ini bisa menghasilkan 2 jenis furniture berupa doff dan glossy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *